Friday, September 8, 2017

My Favorite Wardah Products

Setelah sekian lama vakum dan keasyikan di blog sebelah, saya putuskan untuk fokus ke review dan favorites yang bakal up di blog ini. Sudah saatnya blog ini terfokuskan dan tidak diisi dengan curhatan dan life matters, kalau mau baca yang lebih personal dan tentang kehidupan boleh mampir di malifejournal.blogspot.com ya :)

Kali ini saya mau kasih info tentang brand kosmetik lokal yang halal nan fenomenal di Indonesia, apa lagi kalau bukan Wardah, inspiring beauty. Info ini ya sesuai judulnya beberapa produk favorit saya dari Wardah yang pernah dan atau masih dipakai sampai sekarang. Wardah ini somehow produknya ga bikin saya jatuh cinta pada pemakaian pertama. Contohnya Aloe vera gel Wardah awalnya failed banget karena bikin sensasi panas di muka instead of cooling sensation yang selayaknya dijanjikan oleh sebuah Aloe vera gel. Tapi ujung-ujungnya malah merasa ini pelembab paling netral yang pernah saya pakai, ga nimbulin break out dan multifungsi bisa buat badan juga. 

Begitu pun produk lain di bawah ini, hampir semuanya tidak membuat saya jatuh cinta pada pemakaian pertama, apa aja produknya? mari baca dan scroll terus sampe bawah yaa..


1. Aloe Vera Gel


Wardah setahu saya adalah local brand pertama yang punya aloe vera gel (correct me if I'm wrong bila ada brand lokal yang punya aloe vera gel juga). Sejak munculnya aloe vera soothing gel dari Korea yang cukup booming dari salah satu brand yaitu Nature Republic, hampir semua brand kosmetik Korea punya produk aloe vera soothing gel. Gel berbahan utama aloe vera ini multifungsi, selain untuk menyejukkan kulit, sebagai pelembab yang ringan, untuk meredam jerawat yang merah-merah, hingga sebagai soothing gel after shaving. Awal pake ini seperti biasa mungkin ada beberapa teman-teman yang bukannya merasa adem, malah merasa agak panas setelah dipakai di muka mungkin karena kandungan propylen gycol kalau tidak salah semacamnya yang kadang bikin perih di kulit terutama wajah. Sebenarnya sih aloe vera gel ini di keterangannya untuk badan, tapi banyak yang nge-hack dijadiin face moisturizer atau sebagai primer. Kebeneran lagi Alhamdulillah cocok-cocok aja, basically suka sih sama moisturizer yang ringan dan teksturnya gel daripada yang cream. Tips pakainya ga usah terlalu banyak, karena aloe gel Wardah ini konsistensinya cenderung lebih kental dibanding aloe vera Korea yang biasanya berantakan gitu mudah meluber. 

2. Exclusive two way cake
(no picture karena belum repurchase)

Bedak smooth yang bikin flawless. Suka banget gimana smooth nya di muka. Lebih lagi kalau udah kena air atau keringat, tidak begitu luntur tapi bikin wajah agak glowing. Pemakaian pertama pun saya ga terlalu suka karena agak keliatan dempul, tapi itu tadi efeknya lebih keliatan bagus kalau setelah kena air/keringat (menurut saya loh ya). Exclusive twc agak lebih mahal dibanding series twc biasa entah gimana bedanya saya pun belum pernah coba yang twc seri whitening itu. Coverage nya lumayan ada, jadi kalau udah pakai foundie tidak terlalu disarankan pakai ini, tapi kalau pengen lebih floles aka flawless boleh tambahin ini pake brush, cucok deh. Tapi kurang tau juga apakah ini comedogenic atau tidak, tapi so far saya pakai tidak terlalu bermasalah, cuma make sure base wajah kita tidak kering ya, karena bakalan jelas cakey nya kalau kulit kering di templokin bedak.

3. Wardah Everyday BB cream


Penemuan akan BB cream ini kayaknya baru di tahun 2017, sebelumnya ga pernah sama sekali nyoba pake BB cream gara-gara kapok pake tester BB cream Etude, yang bikin muka jadi lebih kusam karena you know kan shade BB cream Korea. Selama ini kalo mau dandan ya pakenya foundation Make Over satu-satunya saat itu yang saya punya. Setelah foundation habis masa berlakunya, saya putuskan untuk beli base make up yang ringan-ringan aja dan usaha untuk ga pakai foundation lagi, beralihlah ke BB cream. Berawal dari coba-coba, dan lagi awalnya pun agak merasa aneh dengan tekstur Everyday BB cream Wardah ini, kalau yang udah cobain pasti tau. Water break technology nya yang bikin agak surprise, rasanya ringan, dingin, kayak pake moisturizer, meskipun awalnya kesel karena susah nge-blend nya. Dibanding seri lightening BB cream, teksturnya memang kurang enak untuk di blend, tapi untuk kulit normal to oily sepertinya Everyday BB cream sedikit lebih oke. I wear shade light btw, awalnya agak keputihan dan selalu di-set dengan loose powder/powder sewarna dengan kulit agar tidak lengket/transfer ke jilbab, tapi lama-kelamaan warnanya nge blend dengan kulit and make it glowing. Moreover suka sama undertone kuningnya shade light yang ga bikin kusam in the end of the day. Laffff it!

4. Eyeshadow G series
(no picture karena sudah "tidak bagus" untuk difoto) 

Awalnya biasa saja dengan mini palette ini. Semenjak menggunakannya untuk coba isi alis pake warna coklat ini, I love it!! Warnanya untuk di alis pas sekali, tidak medok, tidak kemerahan. Buat shading idung juga ternyata bisa, ambil yang warna tengah (hacks dari Kak Irna Dewi Official). Cocok banget untuk daily, btw seri ini tidak ada warna shimmer sebagaimana eyeshadow wardah seri lainnya. 

5. Eyeshadow Eye Expert Nude Classic

Ini nih! udah compact, kecil, multi fungsi pula. Saya lebih sering pake ini sebagai highlighter atas info hacks dari beauty vlogger Kiara Leswara. Emang bagus ya, warnanya seperti highlighter the balm manizer sisters yang champagne, rose gold, sama broze gitu (bronze ini fyi agak lebih cenderung warna tembaga yaitu coklat kemerahan). What I love dari adalah teksturnya yang creamy satin dengan finish shimmer, pigmented, warnanya netral untuk occasion apa pun, murce murah cekali, multifungsi, dan compact ukurannya kecil. Untuk pemula yang ga ngerti main dan jarang pake eyeshadow ini bisa banget untuk jadi referensi.


Sekian lima produk Wardah favorit dari saya, kalau kalian apa kah ada produk Wardah yang jadi personal favorite? Boleh tulis comment dibawah atau bisik-bisikin aja sama saya :D









Saturday, November 19, 2016

Smartphone for Blogging, Yes I do!

Assalamualaikum semua! Hope you guys have a great weekend dan mencapai segala target di Bulan November ini. Yay, kali ini saya turut serta dalam kontes blogger dari Female Daily yang bekerja saman dengan Samsung Galaxy J Series yang bertema "Memaksimalkan Fungsi Smartphone dalam Kehidupan Sehari-hari Sebagai Blogger".  
Sebagai blogger newbie, saya sering mengalami "blogger's block" yaitu saat dimana saya menghadap laptop, inspirasi malah nggak ada, nggak tau mau ngetik apa, pada akhirnya harus close tabs dan kembali melakukan aktivitas lain atau malah main smartphone untuk cari inspirasi. Ujung-ujungnya malah tidak menghasilkan tulisan apapun mengingat setiap mau nulis, harus buka laptop dulu.  
Aktivitas menulis di blog selain sebagai pekerjaan juga merupakan sarana untuk menuangkan inspirasi, menebar manfaat, serta berkarya dalam bidang masing-masing bagi semua blogger. Isi blog yang berkualitas dengan intensitas posting yang berkala setiap minggu atau dalam penjadwalan tertentu adalah hal penting yang menjadi komitmen seorang blogger untuk tetap eksis. Ini merupakan hal yang masih saya pelajari, untuk keep posting at least once a week. Maka dari itu, sejak kembali mulai blogging, saya mulai memanfaatkan smartphone, gadget yang selalu dibawa kemana-mana. Berhubung saya mencari atau mendapat inspirasi tulisan dimana pun dan kapan pun, jadi ketika inspirasi dalam bentuk ide tema atau pun rangkaian kata-kata sudah tersusun di otak, saat itu juga sebisa mungkin saya tampung di smartphone, baik di notes mau pun langsung simpan di draft blogger. 
Saat ini smartphone adalah gadget yang paling banyak digunakan seluruh lapisan masyarakat. Semua orang di perkotaan hampir dipastikan memiliki smartphone sebagai alat komunikasi masa kini dengan berbagai fungsi tambahan yang mempermudah hidup kita semua. Khususnya seorang blogger merasakan kemudahan untuk blogging melalui smartphone. Hanya dengan smartphone dan aplikasi blogger yang dapat diunduh melalui play store atau mengakses melalui browser di smartphone, saya sudah bisa meng-update konten blog dimana pun dan kapan pun mendapat inspirasi.  
Samsung sebagai raksasa Android memiliki banyak pilihan smartphone berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar di seluruh dunia. Sampai saat ini saya masih nyaman menggunakan smartphone dari Samsung, ditambah lagi aktivitas blogging jadi terasa lebih mudah. Dengan inovasi dan perkembangan teknologi yang kian maju, Samsung tidak berhenti berinovasi dengan mengeluarkan gadget seri terbaru untuk pelanggan setianya dengan berbagai model dan spesifikasi untuk berbagai lapisan masyarakat sesuai dengan budget, design produk, dan fitur penunjang yang dibutuhkan. Spesifikasi smartphone yang cukup lengkap dan sesuai dengan kebutuhan blogger masa kini salah satunya dimiliki oleh smartphone Samsung seri J, yaitu Galaxy J5 dan J7. Tampil dengan design yang sleek, kokoh, trendy dan elegant, smartphone ini sangat cocok untuk anak muda yang  mengingat harganya pula yang worth the money, alias tidak terlalu mahal untuk sebuah smartphone berkualitas. 

Hasil gambar
google image 
Berikut 4 alasan utama mengapa Samsung Galaxy J5 dan J7 mampu menunjang dan memaksimalkan aktivitas blogging dan online sehari-hari yang perlu kita ketahui:

1. Memiliki Kualitas Layar yang Baik


Front gold
Samsung.com
Sebagai pengguna smartphone kita seringkali menatap layar dalam waktu yang lama, apalagi kalau sudah keasyikan menulis konten postingan di blog. Ponsel dengan ukuran yang sesuai genggaman ditambah layar yang cukup besar adalah hal yang dibutuhkan supaya aktivitas blogging lebih nyaman dan kita tidak mengalami kesulitan membaca tulisan di layar. 

Samsung Galaxy J5 memiliki layar berukuran 5.2 inches HD dan resolusi 1280x720 pixers dengan teknologi display Super Amoled yang unggul, menghasilkan kontras dan warna yang tajam namun tetap ramah di mata. Demikian pula Samsung Galaxy J7 memiliki layar yang sedikit lebih besar yaitu 5.5 inches dengan kualitas layar yang sama menghasilkan tingkat kecerahan layar yang baik. 

Berdasarkan informasi yang saya dapat melalui wikipedia, teknologi layar Amoled yang merupakan perkembangan baru dari teknologi layar smartphone ini. Selain hemat daya, layar dengan teknologi tersebut diklaim dapat menghasilkan warna yang cerah meski berada di luar ruangan dengan sinar matahari yang terang. Jadi dalam keadaan minim cahaya mau pun tidak, layar smartphone yang berkualitas ini mampu menyesuaikan tingkat kecerahannya. Dengan layar yang cukup besar, tingkat kontras dan kecerahan yang baik, juga hemat daya, kurang apa lagi untuk membuat aktivitas menulis jadi lebih menyenangkan? 

2. Kapasitas RAM, Memori, dan 4G Internet Support


Nggak lucu kan saat sedang asyik-asyiknya nulis konten blog tiba-tiba smartphone nge-lack, bisa-bisa tulisan belum ter-save dan bikin mood menulis bahkan inspirasi jadi hilang. Blogger butuh banget smartphone yang mampu multitasking untuk browsing, menjalankan aplikasi, hingga update sosial media yang berjalan secara bersamaan. RAM dengan kapasitas 2GB sangat membantu kinerja sebuah ponsel untuk lebih responsif sehingga kecil kemungkinan untuk bergerak lamban dan lacking. Samsung Galaxy J5 menyediakan RAM sebesar 2GB serta prosesor Quad-core 1.2 GHz sebagai spesifikasi utama yang menunjang kecepatan kerja ponsel dalam menjalankan berbagai aplikasi di dalamnya. Sementara Samsung Galaxy J7 dengan ukuran RAM yang sama, memiliki CPU speed lebih besar yaitu Octa-core 1.6 GHz. Selain itu, dukungan memori sebesar 10.9 GB dan MicroSD external hingga 128GB sangat cukup untuk menyimpan data termasuk foto-foto high resolution untuk keperluan konten blog kita.

Samsung Galaxy J5 dan J7 mendukung kebutuhan dual-simcard untuk kita yang biasa membedakan simcard untuk internet-an dengan keperluan komunikasi pribadi. Selain itu jaringan internet yang mendukung 4G LTE yang membuat aktivitas online jadi lebih cepat di masa sekarang. 


3. High Quality Camera

Blog sangat identik dengan fotografi. Saya pribadi belum punya ilmu lebih jauh tentang fotografi, apalagi menggunakan kamera canggih. Tapi, bagaimana pun juga harus bisa membedakan mana foto yang berkualitas bagus dan tidak. Hasil jepretan yang bagus akan berpeluang lebih besar mengundang orang untuk membaca isi blog kita. 

Hasil gambar
google image/Samsung.com
Foto yang "blog-able" atau "instagram-able" masa kini tentunya memerlukan kamera dengan kualitas bagus, bukan hanya mengandalkan aplikasi editing saja. Hal yang kita butuhkan tentunya smartphone dengan kualitas kamera yang bagus untuk menangkap gambar baik di dalam mau pun luar ruangan. Sebagai blogger masa kini, untuk update konten secara cepat dan praktis menggunakan smartphone, harus didukung dengan fitur penunjang yang berkualitas pula. Resolusi kamera 13 Mega Pixels yang dimiliki Samsung Galaxy J5 dan J7 mampu menghasilkan gambar High Definition yang jernih didukung dengan kualitas layarnya yang oke pula. Kelebihan lainnya dari kamera smartphone yang menggunakan lensa F1.9 ini yaitu dapat mengambil gambar dengan lebih cepat, juga menghasilkan gambar yang bagus meski dalam keadaan minim cahaya! 

Hasil gambar
google image
Selain mengambil gambar sebuah objek, Samsung Galaxy J5 dan J7 juga ingin memuaskan penggunanya dengan kamera depan yang mendukung aktivitas selfie. Dengan resolusi 5 Mega Pixels kamera depan smartphone ini juga dilengkapi fitur LED (front flash) untuk pencahayaan yang selalu ON dimana pun dan beauty mode yang pasti digandrungi wanita-wanita. Mau selfie rame-rame atau we-fie juga? bakal seru banget dengan dukungan palm recognition atau sensor tangan yang memudahkan kita dalam mengambil gambar. Hebohnya lagi dengan fasilitas layar yang mendukung wide selfie yaitu layar yang mampu menangkap jangkauan lebih luas untuk selfie rame-rame dengan teman-teman atau keluarga. Wih, mantep deh, selain mempermudah dalam blogging, aktivitas sosial kita juga jadi lebih seru dengan fasilitas pendukung dari Samsung Galaxy J5 dan J7 ini. 


4. Manager Pintar

Semua tepat di tempatnya
Samsung.com
Samsung Galaxy J5 dan J7 dilengkapi pula dengan fitur Smart Manager untuk memaksimalkan kinerja smartphone, khususnya dalam hal keamanan (mencegah malware), mengoptimasi penggunaan baterai dan memori. Aktivitas blog seringkali didukung dengan browsing webpage, googling, buka aplikasi, sampai update sosial media. Jika tidak dibantu dengan fasilitas seperti Smart Manager ini, kinerja smartphone akan kurang maksimal. Meski pun telah didukung dengan kapasitas yang baik, kita sebagai pengguna gadget yang bijak juga harus tahu bahwa smartphone merupakan mesin yang harus terawat dengan semestinya agar dapat bekerja dengan baik.

Fitur Smart Manager dalam Samsung Galaxy J5 dan J7, juga smartphone Samsung lainnya memiliki fungsi yang pertama yaitu security, dimana proses penyaringan atau pemindaian akan dilakukan oleh fitur ini untuk mendeteksi malware atau virus yang akan berpotensi "menjangkiti" perangkat smartphone kita. Aplikasi ini akan memperingatkan pengguna saat perangkatnya akan terserang malware yang biasanya datang dari situs atau halaman web tertentu juga aplikasi yang illegal.

Kedua, Samsung Smart Manager berfungsi dalam mengatur storage dan RAM. Saat kita mengakses data melalui browser dan menyimpan data-data tertentu biasanya terdapat temporary files seperti cache atau cookies yang kalau sudah menumpuk akan membuat RAM menjadi penuh. Smart Manager dapat membantu kita untuk mengoptimasi storage dengan menghapus junk file yang memenuhi ruang penyimpanan smartphone kita.
Membuat kegembiraan bertahan lama
Samsung.com
Fungsi ketiga yang cukup penting adalah mengoptimasi penggunaan baterai dengan memperingatkan persentasi baterai, serta kehadiran Ultra Power Saving Mode yang dapat mengurangi konsumsi baterai dengan menutup aplikasi yang tidak diperlukan. Saat baterai sudah low dan kita masih membutuhkannya untuk panggilan atau pesan penting, fasilitas ini dapat meminimalisir penggunaan daya sehingga smartphone tetap aktif saat kita butuhkan.

Yes, itu dia 4 alasan mengapa Samsung Galaxy J5 dan J7 merupakan smartphone yang ideal untuk kita, terutama untuk membantu aktivitas blogging dan online lainnya. Dengan fungsi-fungsi dan fitur tersebut, ditambah aplikasi pendukung yang dapat kita peroleh secara gratis melalui play store, kegiatan sehari-hari kita dapat terbantu dan lebih maksimal dalam menghasilkan karya dimana pun dan kapan pun.
Kalau ingin tahu info mengenai spesifikasi lebih lengkap yang dimiliki Samsung Galaxy J5 bisa dilihat melalui web page Samsung dengan klik link berikut Samsung Galaxy J5 dan juga Samsung Galaxy J7. Lebih senang main sosmed? cus menuju tempat update info tentang smartphone Samsung yang keren-keren serta event yang diadakan oleh Samsung Indonesia melalui twitter @samsung_ID, Instagram @samsung_ID, dan facebook page "Samsung Mobile Indonesia". 
Semoga bermanfaat untuk semua, Keep Blogging, Keep Sharing and Inspiring! Wassalamualaikum :)



Thursday, November 10, 2016

Coba Daily Softlens - Freshlook 1 Day Color Contact Lenses : Pure Hazel

Assalamualaikum.. Kembali ke review softlens! Kali ini saya mencoba 1 day softlens untuk pertama kalinya. Saya pilih Freshlook karena ini adalah brand yang cukup ternama dikalangan softlens optik dan harganya masih wajar untuk softlens dengan kualitas terpercaya. Freshlook dan teman sejawatnya Freshkon yang saya tahu tersedia varian 1 month disposal contact lenses yang punya masa pakai 1 bulan. Berhubung seperti yang saya sering mention di posting-an tentang softlens sebelumnya kalau saya jarang banget pakai softlens, saya rasa 1 day softlens ini bakal jauh lebih hemat untuk saya pilih dibanding membeli softlens dengan masa pakai 1 bulan ke atas tapi akan sangat jarang dipakai.

Selain itu dari segi kebersihan, 1 day softlens tentunya higienis karena setelah dipakai bisa langsung dibuang. Sedangkan untuk softlens yang memiliki masa pakai lama, tentunya perlu perawatan ekstra untuk menjaga kebersihannya. Berhubung saya pasti selalu membersihkan softlens saat mau dipakai saja, akan lebih baik kalau saya memilih yang praktis seperti 1 day softlens ini. Semua tergantung preference masing-masing, kalau teman-teman termasuk sering menggunakan softlens, softlens dengan masa pakai 1 bulan atau lebih bisa dipilih sesuai dengan yang diinginkan. 

Freshlook 1 Day Color Contact lenses ini saya beli di Lensza.co.id  website terpercaya yang menjual berbagai macam softlens dari merk ternama, kacamata, hingga makeup dan parfum. Sudah saya tetapkan lensza.co.id menjadi tempat langganan saya buat beli softlens nantinya. Selain terpercaya, paket kita dikemas dalam box dan dibalut lagi dengan bubble wrap, sangat rapi dan produk Insyaalla tetap aman. Selain itu lensza.co,id juga sering mengadakan promo dengan memberi code tertentu, seperti promo diskon perayaan hari besar, free shipping, dan diskon untuk produk-produk tertentu. Saat buka website-nya bisa masukkan email kalian untuk dapat newsletter untuk info diskon dan kode voucher.

lensza box


with full bubble wrap 

Ini link Freshlook yang saya beli http://www.lensza.co.id/softlens-warna/freshlook/freshlook-1-day-pure-hazel Saya prescribed minus 2 meski pun sebenarnya silinder beda kanan kiri (Kita orangnya gamau ribet -_-)

Freshlook One Day Color Contact Lenses



Color : Pure Hazel
Freshlook daily contact lenses ini harganya 175.000 dengan isi 10 contact lenses (5 pasang). Untuk jenis ini ada dua warna, yaitu pure hazel dan gray. Saya pilih pure hazel karena main aman dengan warna nuansa coklat. Next time mungkin mau coba yang warna gray. 





Look softlens dengan cahaya matahari di dalam ruangan. Softlens Freshlook colorblend-nya bagus banget, jadi sebenarnya ga perlu terlalu khawatir bakal terlihat ga natural atau ga cocok dengan warna kulit. Saya kira pure hazel ini bakal jadi coklat terang banget, ternyata nge-blend dengan warna bola mata yang hitam jadi seperti warna brown aja. Seriously I love this color, but I love to try the gray one after this. 


Ditambah efek brightness biar kelihatan pattern-nya.



Yash!! I love it!


Softlens Freshlook ini bisa dipercaya kenyamanannya, udah yakin banget akan cocok dan nyaman dipakai. Meski pun sempat merasa kering saat berada di ruang AC, mantepnya saya tetap bisa tahan tanpa tetes mata selama plus minus 5 jam. 

Sekian review singkat softlens terbaru yang saya pakai. Semoga dapat menjadi referensi bagi kalian yang sedang cari-cari softlens. Sebenarnya pakai softlens itu cocok-cocokan, ada yang cocok dengan softlens 50.000,  ada juga yang ga cocok dengan softlens 200.000. Kembali pada kenyamanan dan keamanan, jangan cuma beli softlens karena warna-warni lucu atau buat gaya-gaya doang tanpa mempertimbangkan sisi keamanan dan kenyamanan untuk mata kita. 

Selain itu belilah softlens di tempat yang terpercaya. Selain optik resmi, kamu bisa beli di online shop atau website yang sudah terjamin originalitas produknya. Kalau online shop, bisa kamu cari-cari dulu testimonial dan referensi dari orang yang pernah membeli disana. Kalau ga mau ribet, bisa beli di website lensza.co.id ini, selain mudah, proses cepat, terjamin kualitas produknya. Semoga bermanfaat ya, Wassalamualaikum :)

Tuesday, November 8, 2016

Notes on October Coming Late

Sudah lamaaa sekali saya tidak posting tulisan apa pun di blog, sebab beberapa hal bulan lalu yang harus diurus (pardon my excuse) dan berbagai distraction yang membuat tulisan-tulisan masih betah berada di draft.
Earlier in this month saya melihat postingan Wirda Mansur di instagram pribadinya berupa screen captur chatroom dengan ayahnya yaitu Ustad Yusuf Mansur, ulama gaul yang saya suka dengan pembelajaran sedekahnya. Chat tersebut berisi seperti ini,

credit from instagram.com/wirda_mansur

Thankfully Wirda post ini, saya baca berkali-kali, saya renungi, bener juga ya. Kadang ada masanya dimana ngerasa hidup ga pernah bahagia dalam jangka waktu yang lama, pasti udah bahagia beberapa waktu ada aja satu dua hal yang bikin kepikiran, ada aja hal yang bikin sedih, ada yang bikin gelisah. Oh, rupanya ini ujian loh dari Allah. Dulu-dulu saya kemana aja? Ga sadar sampai pada titik dimana rasa takut, gelisah, penyesalan, dan semua itu mendominasi pikian. Seolah mereka memegang kendali dan menjadi tuan dalam jiwa yang pada dasarnya sudah lemah.

Singkatnya ada masa dimana rasa-rasa negatif tersebut memenuhi rongga hati, menyebar hingga otak, dan pada akhirnya mempengaruhi seluruh jasad kita. Saya jadi ingat statement Alvin (ananda Ustadz Arifin Ilham) dalam talk show yang saya hadiri saat itu bahwa manusia itu adalah khalifah di bumi, perannya adalah sebagai khalifah atau pemimpin. Pemimpin bagi dirinya sendiri, memimpin dirinya untuk melawan hawa nafsu buruknya, memimpin diri sendiri untuk berbuat sesuai perintahNya, hingga pada waktunya ada hal lain yang diamanahkan bagi kita untuk memimpinnya, seperti menjadi pemimpin di keluarga, rumah, bahkan dalam masyarakat.

Sebagai seorang pemimpin tidak mungkin menjalankan tugasnya tanpa tantangan, ga mungkin mulus aja jalannya. Contoh saja seorang presiden, semakin besar amanah kepemimpinannya, semakin berat permasalahannya. Seorang suami, diberi amanah sebagai pemimpin begitu pula seorang istri yang memimpin keluarga kecilnya. Basically peran kita sebagai manusia dalam hidup ini adalah sebagai pemimpin, termasuk untuk diri kita sendiri. Dalam memimpin diri, tantangannya sering kali muncul dari diri sebagai internal factor, ditambah hal lain sebagai external factor tambahan yang sering dijumpai sebagai masalah hidup.

Setelah berfikir tentang itu semua, saya baru faham tentang makna "Khalifah di Bumi" yang ternyata bukan hanya berarti sebagai Khalifah untuk negeri atau banyak orang, bukan secara "real" dinamai pemimpin. Nyatanya setiap manusia berperan pula menjadi pemimpin atau khalifah bagi dirinya sendiri. Ada hak dan kewajiban sebagai pemimpin,  mengendalikan diri sendiri untuk berjalan di jalan yang benar, untuk sampai ke tujuan yang sebenarnya nanti.

Sudah nyaris habis penghujung tahun masehi ini. Semoga Allah masih masih memberi kita waktu dan kesempatan untuk memperbaiki diri juga bermanfaat lebih bagi lingkungan sekitar. Selalu ingat kesusahan, kesedihan, penyesalan, dan kebodohan di masa lalu sebagai penguatan dari Allah yang membentuk kita saat ini. Hope you all have a great days ahead!

Sunday, September 11, 2016

Words I Wish to Hear Sometimes

1. "It's okay, just be yourself!"
2. "Tell everthing, I'm ready to hear"
3. "It's okay, just cry it out loud"
4. "How could I find myself so full just by seeing the way you eat?"
5. "Tell me what happened today!"
6. "That's why Allah destined us to meet."
7. "You're always surprising me"
8. "Don't you miss me?"
9. "Call me when you already home!"
10. "You are different"
11. "I'm proud of you"
12. "I believe you can do it"
13. "Don't worry, I'll get your back"
14. "I'm lucky to know you"
15. "Thanks for being with me"
16. "Thanks for accepting me"
17. "I do never expect we'll be this close"
18. "You look amazing"
19. "You're actually a nice person"
20. "I believe in you"
21. "I understand your feeling" 

What about you? :)

Tuesday, August 30, 2016

Winter Short Trip to Seoul

Early December 2012 was my first time going to Seoul. Since me and my friends' study was in Busan, we finally set the schedule for this short three days two nights trip after finished the mid semester exams. The most memorable scene during the trip was in our second day where we decided to visit some main tourist attractions of Seoul city. There were only three of us, since the other friends were going to Everland. We did research in the first day, when we arrived at the guest house after walked around Myeongdong and Hongdae. We were browsing in the internet to find "which places that highly recommended to visit when we go to Seoul". My friend was taking the Jihachul map with her, and we started mark the place including the subway line we should took. After several minutes discussion we finally made the choice to visit  Gyeongbokgung palace, Gwanghamun Square, Hangang River area, and N Seoul Tower.

It was winter, while the morning came we need a big effort pushing away the blanket out of our body, however we have had to get ready before 8.00 AM because we had to be time keeper for ourselves in order to visit four locations in a day without the help of tour guide. Luckily the guesthouse provides drop and pick up service to the subway station, which is very efficient since we didn't need to walk and taking much time. The moment we arrived at station and waiting for the subway stopped, we still felt amazed and hectic at once while facing the crowd in the train. It way much different feeling than taking subway in Busan, since Seoul is the big city where the center of business and entertainment located.

First destination was to Gyeongbokgung Palace. We took the subway to Gyeongbokgung and arrived safely without problem. We bought the tickets and walking around the temples, took many pictures and watched the guard changing ceremony.

Gyeongbokgung Palace front view


Royal Guard Changing Ceremony

안녕하십니가..




Every sides view of Gyeongbokgung Palace area is so pretty, I found this small lake a very calming place to refresh our mind.


We were also visiting the museum there, warming up our body in a short time before continue took pictures outside.




After we were done enough walking around the palace area, we were going outside and taking pictures with the guard and every edges we found beautiful to capture. We continued to move to the opposite, around Gwanghamun Square which is located in front of the previous location.



Sejong Dae Wang



We were sight seeing around the area, took pictures with different background in Gwanghamun Square. Even have had confusing moment in result we were entering the subway underpass to reach the river in the heart of Seoul city which actually could be reached by walking from Gwanghamun Square.

So refreshing


Even though it was freezing, however I got so excited seeing the mini waterfall and river in the city. Since the day was getting darker, we decided to take subway to Chungmuro, continued the adventure to N Seoul Tower. The planning to Hangang Bridge was canceled since we have no idea where how to reach there moreover considering the time which almost evening and it was getting colder. We jumped to the main point "must visit place" which is Namsan.

We were taking the subway to Chungmuro, followed the line according to the Jihachul. Walking in the middle of winter with the stiffed foot after the whole day walking around the city, we were just hoping for the happy end by reaching the place before it might closed. We were never expected to walk uphill while the day was getting darker and colder. The moment we walked out the underpass, we just saw the N Seoul Tower, felt happy but didn't know how to reach there.

Found this tower
We just walked through the uphill street, trying to got closer to the tower. We realized there were a couple walking by near us, perhaps they would be going to Namsan as well. My friend asked them and luckily we went to the same direction and they would like to go to the cable car. Both are very kind and we just followed them walking the uphill.

We walked around 20 minutes to the cable car ticket box. The queue of people who bought ticket was quite long, thankfully it was indoor, so we could feel warmer. 

Round trip cable car tickets
We got the tickets for round trip! It was my very first time riding big cable car with full of people inside, and beautiful sparkling night view.


Around five minutes, we arrived at the location, and we should taking the stairs to Namsan Park. During the walk, we found something mesmerizing, "Snow ice!!". We haven't seen any snow yet before, moreover it was still early winter.


Welcome to Namsan Park
안녕!!
We felt so happy by seing the beautiful lights in Namsan Park and N Seoul Tower. Visiting N Seoul Tower in the evening was a great experience, since we could seeing the beautiful lights like this, where we couldn't find during the day. It was very very cold, we decided to buy tickets to enter Teddy Bear Museum and Digital Observatory.

beautiful lights in colorful padlocks

There are many Teddy Bear, the big size which hug-able, and the miniature which set according to the theme. I really love this Goong Teddy Bear that has been shown in Korean drama titled "Goong".

Welcome by Big Teddy



Rock Star Teddy
Kingdom of Korea
Goong Teddy Bear :)

Enough with the cuteness of Teddy Bear, we continued to the Digital Observatory, took the fastest elevator to reach the top part and seeing the beautiful view from the top. I could not take any picture in the elevator since I was enjoying the sensation and watched the video from the LCD on the top of the elevator. The city lights are so marvelous. We could use the digital telescope to look the further view.


Creative wall
Done exploring Namsan Area, we decided to go home. Taking the cable car, we moved down and left Namsan. We walked through the same road, but went downwards. The cold weather made us freezing and need something warm. We stopped by the small shop selling ttokpokki and fish cake, bought some and ate them during the walk. That was the comforting feeling ever, took the fish cake with the hot soup have recharged the energy before going home. We were contented after a long yet fun day exploring a little part of Seoul city. Before going home, have some window shopping to cosmetic shops was kind of great idea.

When I looked back the time when I was going to Seoul in 2012, which is four years ago, the access to information these days are much easier to find. There are a lot of information in magazines, search engine, smart phone applications, moreover many social figure and influencer, people who are sharing their experience for specific things such as living in Korea, holiday trip, which place to go and what you could do there through viral media like YouTube and Blogs. Even the last four years we didn't have mono pod yet or selfie stick as today. So we need  to ask other tourist or native people around for help to take the picture of us together. 

In the era of fast moving technology and social trends I believe that people will get an information easier. Especially about Seoul and the tourist attractions. By experiencing became tourist without a tour guide, me and my friends learnt many things. We learn about time management, planning, teamwork, tolerant, taking risk, adapt and survive in unpredictable situation. Besides, we enjoyed every seconds of journey we were going through, it was the moment we will always cherish in life time. I'll see you soon, Seoul, I guest half of my soul left there :)



Tuesday, August 9, 2016

Melawan Bekas Jerawat, Natural Remedies, Mengurangi Kebiasaan Buruk

Back to skin issues, sejak tahun lalu kulit wajah sedang protes-protesnya ke yang merawat. Saya dulunya Alhamdulillah tidak pernah bermasalah dengan jerawat, melainkan lebih kepada komedo dan milia (fyi milia sudah sedikit diangkat). Sejak tahun lalu saya kembali ke kampung halaman dan berhadapan dengan panasnya yang ibarat kata "mencubit" banget. Sejak saat itu, sekitar 10 bulan terakhir kondisi kulit wajah agak naik turun ditambah pori-pori gampang kelihatan buanget karena panas tentunya bikin pori wajah lebih terbuka. Kadang kulit baik-baik saja, tapi seringnya either kusam, oily, kadang kering juga di beberapa bagian, dan sempat muncul jerawat batu.

Jerawat batu ini yang berkontribusi besar meninggalkan jejak, yaitu bekas yang menghitam dan berbulan-bulan ga mau hilang. Selain itu kalau ditekan sedikit dan di bagian bawah kulit masih ada benjolan gitu, berarti jerawat tersebut masih berpotensi untuk numbuh lagi. Kulit wajah sekarang jadi jauh lebih sensitif pokoknya, gampang muncul whiteheads dan jerawat. 

Karena komitmen saya untuk tidak mau pakai krim dokter sampai kapan pun, akhirnya saya sering browsing natural remedies dan pakai skin care se-sederhana mungkin, plus spot care tea tree oil/acnes spot gel. Saya pun jadi rajin untuk pakai masker homemade yang terbuat dari bahan-bahan yang ada di rumah. Bahan yang saya coba tentunya yang gampang aja sih, seputaran lemon, honey, oatmeal, baking soda, cinnamon, coffee, dan egg white. Akhir-akhir ini saya sedang sering pakai masker putih telur, tanpa dicampur apa pun. Saya sempat coba juga aspirin dan madu saat masih ada jerawat batu. Akhir-akhir ini saya sedang coba penemuan terbaru yaitu masker norit (karbon aktif), yang dipakai seminggu sekali atau dua kali sebagai detox kulitnya. 

Untuk exfoliate saya senang menggunakan tiga macam bahan. Tergantung kondisi kulit dan mood saat itu, pengennya pakai yang mana. Pertama saya suka pakai bubuk kopi ditambah madu atau lemon, atau keduanya. Kegunaan kopi ini sebagai masker sekaligus exfoliator, belum berani mencoba facial wash yang mengandung scrub lagi, karena sering  malah jadi bruntusan. Kopi juga bermanfaat untuk menghaluskan dan mencerahkan wajah nih. Tambahan lemon untuk mengontrol minyak dan jerawat plus mencerahkan, ditambah madu sebagai pelembab alaminya. Pernah juga saya iseng mencoba sugar dan madu sebagai scrub, ceritanya kira-kira bakal kayak Black Sugar scrub nya Skin Food. Hal yang terjadi malah timbul bumps di wajah, bruntus lageeh dan timbul satu dua jerawat. Mungkin kelewat semangat nge scrub nya. Kemudian exfoliate menggunakan baking soda juga boleh, tapi pelan-pelan dan cukup seminggu/dua minggu sekali aja karena baking soda rasanya lebih harsh dibanding kopi. Selain itu bubuk kayu manis dan madu juga biasa saya coba, lagi-lagi ini jauh lebih harsh dibanding kopi. Jangan lupa kasih pijat wajah minimal seminggu sekali, pakai olive oil, coconut oil, cleansing atau baby oil juga boleh. Gunanya untuk memanjakan kulit lah pijat pijat manja dikit, setelah itu jangan lupa dibersihkan kembali dengan facial wash seperti biasa.

Ampuh ga sih kak pakai natural treatment gituan?

google image
Sebenarnya asal rutin Insyaallah ampuh kok. Tentu hasilnya tidak instan, karena bahan alami dan tidak bisa sekali pakai langsung menunjukkan hasil yang cetar. Perlu diingat juga tidak semua orang bisa pakai sembarang natural treatment, disesuaikan saja dengan kondisi dan sensitivitas kulit masing-masing. Kalau kulit terlalu sensitif, jangan coba-coba pakai lemon atau baking soda. Pakai aja madu, yoghurt, aloe vera. Sedangkan untuk exfoliate pakai oatmeal atau kopi juga cukup oke karena hasilnya langsung kelihatan, wajah jadi lebih cerah dan halusss.

Selain itu faktor gaya hidup juga berpotensi sebagai penyebab buruknya kondisi kulit, jerawat, dan bekasnya sulit hilang nih, seperti yang saya rasakan sebagai berikut:

1. Kurang jaga makan

Udah jaga makan banget padahal (makanan dijagain biar ga ada yang makan). Well, susahnya jaga makan terutama untuk menghindari makan goreng-gorengan itu salah satu godaan terbesar dalam hidup. Gorengan dan fast food adalah kontributor terbesar dalam permasalahan kesehatan, baik dalam mau pun result di luar seperti kulit wajah. Siapa sih yang ga tergoda dengan bakwan, cireng, lumpia, tahu bulat digoreng lima ratusan, apalagi kalau pake rawit atau sambel cocol, beuh *kibar bendera putih.

google image
Intinya berusaha untuk kurangi konsumsi makanan yang mengandung minyak berlebih, kalau ga bisa langsung, minimal kurangi porsinya aja deh (inget tuh). Kemudian harus kudu musti ga boleh males makan sayur dan buah untuk menetralisir racun-racun gorengan yang udah terlanjur ada dalam tubuh. Sayur dan buah tuh udah paling tokcer buat kesehatan, buat kulit, dan metabolisme. Tapi tetep aja kan gorengan panas-panas plus sambel itu lebih juara? etsss.. ingat ingat please. Ingat, terutama buat diri sendiri nih tips nya :p

2. Stress dan Over Thinking

Sering kali saya, atau mungkin teman-teman sekalian juga pernah terlalu memikirkan sesuatu sampai bikin diri sendiri ga tenang. Bikin diri sendiri panikan, khawatir, atau uring-uringan. Selama 10 bulan saya sering mengalami hal itu karena personal matters. Gimana mau awet muda coba kalau masih muda aja udah menanggung stress kalah-kalah orang umur 40an? Kunci awet muda dan hidup yang positif adalah menjauhi stress dan over thinking terhadap apa pun.

google image
Stress dan over thinking basically buruk dampaknya bagi tubuh dan jiwa. Buat otak aja ga bagus apa lagi buat kulit yang reaksinya gampang kelihatan. Jauhi stress dan over thinking dengan lebih santai, diimbangi tobat, dzikir, doa, kali aja banyaknya dosa bikin jadi stress tak beralasan (#okeh). Stress hilang, hati tenang, jerawat hilang deh.

3. Kosmetika yang Tidak Cocok atau Menutup Pori-pori

Salah satu penyebab lain adalah kosmetik yang tidak cocok atau produk yang malah menutup pori-pori. Padahal saya perlu banget produk complexion camouflage either concealer/foundie untuk menyamarkan kehitaman bekas jerawat tersebut di occasion tertentu, justru jadi dilema karena bisa berpotensi clogged pores. Punya pori-pori yang gampang clogged dengan black and whiteheads senang muncul bisa rentan alias mudah banget muncul jerawat. Put makeup as minim as possible, hati-hati pilih kosmetik dan jangan lupa bersihin sebersih-bersihnya setelah pulang kerumah.

www.flyerz.hu (google image)

4. Kurang minum air putih

Yes, saya ga punya jadwal tertentu untuk minum air putih. Kadang yang suka bikin males minum air putih adalah result nya yang mengharuskan kita bolak balik toilet. Minum air putih menjadi salah satu kunci untuk sehat. Ahli kesehatan mana sih yang ga menyarankan untuk minum air putih yang cukup setiap hari? bahkan bangun tidur dan sebelum pun kita dianjurkan untuk minum air putih. Minum air putih itu baik untuk menjaga stabilitas kesehatan, membuang racun-racun melalui urin, dan melancarkan metabolisme. Dengan minum air putih, kulit menjadi lebih lembab, bahkan memudahkan proses pemulihan kulit terutama bekas-bekas jerawat tadi.
buzzfeed.com (google image)
Air putih kan juga mudah diperoleh, Insyallah, terutama bagi kita yang tinggal di kota Alhamdulillah tidak kesulitan air bersih. Tapi, kesadaran untuk minum air putih sesuai anjuran masih juga sering kita lupakan, hanya sekedar minum sebagai penghilang haus saja setelah itu dilupakan. Bahkan Nabi kita saja menganjurkan untuk minum air cukup, tentunya dengan adab yang baik seperti harus duduk dan menggunakan tangan kanan serta tak lupa baca Basmallah. Pelajaran besar nih yang harus selalu saya dan teman-teman ingat untuk kesehatan tubuh dan kulit kita.

5. Sering Pegang-pegang muka + keseringan ngaca

Ini salah satu worst habit saya, suka tanpa sadar pegang-pegang wajah atau kalau lagi jerawat suka gemes buat pegang-pegang jerawatnya. Sebenarnya hal ini lah yang harus harus harus banget dijauhkan. Kalo bisa nih tangan dikasih apa gitu ya biar ga megangin muka setiap saat. Intinya jangan sering kegatelan pegang wajah, sebab tangan adalah salah satu sumber kuman. Plus keseringan ngaca juga kurang baik sih sebenarnya, ujung-ujungnya ngelihatin jerawat atau bekas jerawat yang masih nempel di wajah, trus makin stress sendiri karena mereka ga hilang-hilang. Bukannya mengurangi malah jerawat baru muncul lagi dah, lelah Hayati.

google image
Untuk itu, bagi yang muslim nih terutama, biar wajah senantiasa cerah meskipun yah ada lah beberapa jerawat, saat ngaca usahakan jangan lupa berdoa: "Ya Allah, sebagaimana telah Engkau baguskan penciptaan dan rupaku, maka baguskan pula akhlakku".

Biar yang dipikirin ga cuma muka cantik, tapi juga hati yang cantik, iya nggak? *ngomong sama diri sendiri. Doa ini tujuannya biar selalu bersyukur aja, masih untung dikasih muka minyakan sama jerawat doang, gimana kalau dosa lo sedikit-sedikit muncul di muka? ga bakal deh mau deh muncul keluar apalagi pajang-pajang selfie. Intinya, bersyukur aja lah masih dikasih jerawat, artinya sel-sel kulit kita masih hidup, masih bereaksi dengan sesuatu dan memberi sinyal-sinyal penting untuk kita lebih aware dengan kesehatan tubuh sendiri.


Saat ini saya masih struggle untuk menghilangkan bekas jerawat dan mencegahnya sebisa mungkin dengan tidak malas bersih-bersih wajah. Selain itu tips lagi, kadang kalau jerawat lagi gede dan sakit nyut gitu, saya coba aplikasikan obat jerawat sambil baca either dalam hati atau dengan suara kecil "Ya Allah yang mengecilkan yang besar dan membesarkan yang kecil, sembuhkanlah jerawat/penyakit ini dariku." Itu doa yang saya dapet dari buku doa-doa gitu, dan tambahan lagi Insyaallah boleh diterapin, ini doa pribadi sih "Hilangkanlah dosa-dosaku bersama hilangnya jerawat ini Ya Allah". Yes, yang saya harapkan apa pun penyakit sekecil apa pun yang saya alami, semoga sekalian menggugurkan dosa-dosa saya juga, aamiin.

Pada dasarnya menjaga gaya hidup dan mind condition adalah kuncinya. Menjaga dan merawat amanah dari Dia itu wajib, dengan cara yang baik dan benar. Intinya penyakit dari Dia, obatnya juga dari Dia. No intend to preach but this is based on personal experience and I hope gonna works well to everyone who read this, :) Stay pretty inside and outside!



*writing inspired by several internet sources